Mengenal Corona Virus (Covid-19)
COVID-19
( Corona Virus Desease )
Virus corona atau coronavirus adalah keluarga besar virus yang menyebabkan beberapa penyakit.
Di antaranya adalah flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV), Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV), hingga yang terbaru, Covid-19.
Melansir laman resmi Badan Kesehatan Dunia (WHO), virus corona bersifat zoonosis, artinya ditularkan antara hewan dan manusia.
Pada hewan, virus corona dapat menyebabkan diare, seperti pada sapi dan babi, serta penyakit pernapasan atas pada ayam. Sementara, pada manusia, virus dapat menyebabkan infeksi pernapasan ringan hingga penyakit yang lebih parah.
Nama virus corona sendiri berasal dari bentuk paku atau duri seperti mahkota di permukaannya.
Mengutip laman resmi Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC), berikut jenis-jenis virus corona yang diketahui dapat menginfeksi manusia:
1. 229E (alpha coronavirus)
2. NL63 (alpha coronavirus)
3. OC43 (beta coronavirus)
4. HKU1 (beta coronavirus)
5. MERS-CoV (beta coronavirus yang menyebabkan MERS)
6. SARS-CoV (beta coronavirus yang menyebabkan SARS)
7. SARS-CoV-2 (novel coronavirus yang menyebabkan Covid-19)
Dari tujuh virus corona tersebut, tiga virus corona menjadi perhatian dunia, yaitu sebagai berikut:
1. Novel Corona Virus (COVID-19)
Novel coronavirus atau virus corona yang menyebabkan penyakit COVID-19 ini pertama kali diketahui muncul di pasar makanan laut di kota Wuhan, China, pada akhir tahun 2019 lalu.
Kemungkinan, penyakit ini ditularkan melalui kontak dekat dengan hewan yang terinfeksi. Namun, hingga kini, sumber pastinya belum diketahui.
Sementara, penularan dari manusia ke manusia lain terjadi melalui kontak dekat.
2. Middle East Repiratory Syndrome (MERS)
MERS pertama kali dilaporkan pada tahun 2012 di Arab Saudi dan menyebar ke lebih dari 25 negara.
Penyakit ini bersumber dari unta dan kemudian menginfeksi manusia. Sekitar 3 hingga 4 dari 10 pasien yang menderita MERS dilaporkan meninggal dunia.
3. Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS)
SARS bersumber dari mamalia kecil dan kemudian menginfeksi manusia. Penyakit ini pertama kali dilaporkan di utara China pada tahun 2002 silam.
Wabah ini pun menyebar ke lebih dari dua puluh negara di Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, dan Asia.
Sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/17/153000465/apa-itu-virus-corona-yang-jadi-penyebab-penyakit-covid-19-mers-dan-sars
Adapun 15 kata yang terkenal karena adanya corona, ODP hinggal APD
1. ODP (Orang Dalam Pemantauan)
ODP adalah orang yang mengalami gejala demam lebih dari 38 derajat celcius atau memiliki riwayat demam atau ISPA tanpa pneumonia. Seseorang juga dinyatakan sebagai ODP ketika dia memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit virus corona pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.
2. PDP (Pasien Dalam Pengawasan)
PDP adalah orang yang mengalami gejala demam tinggi lebih dari 38 derajat celcius atau memiliki riwayat demam, ISPA, dan pneumonia, baik ringan maupun berat.
3. Suspect
Suspect adalah seseorang yang diduga kuat telah terinfeksi Covid-19 atau virus Corona. Misalnya, orang tersebut telah bepergian ke negara terjangkit Corona atau melakukan kontak langsung dengan pasien terinfeksi. Untuk mengetahuinya, pasien yang menjadi suspect virus Corona harus menjalani pemeriksaan, apakah benar positif terjangkit Corona atau tidak.
4. Positif
Seorang pasien baru akan dinyatakan positif terjangkit virus menular seperti Covid-19 atau virus Corona setelah melakukan serangkaian pemeriksaan di rumah sakit, seperti cek darah, rontgen paru-paru hingga swab test. Pasien yang telah dinyatakan positif terinfeksi harus menjalani perawatan di rumah sakit.
5. Lockdown
Lockdown artinya tindakan mengunci suatu kawasan untuk mencegah sesuatu masuk atau keluar. Lockdown hanya bisa diinisiasi oleh orang yang berwenang atau memiliki kekuasaan tinggi dan biasanya baru akan dilakukan dalam keadaan darurat. Fungsi lockdown adalah untuk melindungi orang atau fasilitas yang berada di dalam sebuah tempat dari ancaman luar. Demikian juga sebaliknya, orang yang berada di dalam suatu wilayah tertentu tidak diperbolehkan keluar maupun memasuki area lainnya.
6. Social Distancing
Social distancing adalah menjaga jarak sosial paling tidak sejauh 2 meter. Hal ini dapat dilakukan dengan menjauhi segala bentuk perkumpulan, menjaga jarak antar manusia, menghindari berbagai pertemuan yang melibatkan banyak orang, dan tetap berada di dalam rumah. Hal ini harus dilakukan oleh semua orang, baik yang terinfeksi Covid-19 atau yang tidak.
7. Physical Distancing
Saat ini WHO memutuskan untuk mengubah penerapan social distancing menjadi physical distancing. Physical distancing adalah salah satu tindakan pencegahan infeksi virus Corona dengan menjaga jarak fisik antara satu sama lain.
8. Isolasi
Isolasi adalah langkah yang perlu dilakukan oleh orang-orang yang terinfeksi Covid-19 atau virus Corona. Istilah ini bertujuan untuk menjauhkan orang-orang yang terinfeksi penyakit menular dari mereka yang tidak.
9. Karantina
Menurut WHO (World Health Organization), karantina ditujukan bagi orang-orang yang sehat atau telah terpapar virus Corona tetapi tidak bergejala. Dengan melakukan karantina, seseorang yang mungkin terpapar tidak akan menularkan penyakit menular tersebut kepada orang lain karena mereka tinggal di rumah.
10. Work From Home (WFH)
Adalah sebuah kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dan beberapa perusahaan untuk mempekerjakan para karyawannya dari rumah masing-masing.
11. Imported Case
Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, imported case adalah kasus penularan Covid-19 atau virus Corona yang menimpa seseorang yang baru kembali dari luar negeri.
12. Local Transmission
Adalah saat dimana kasus penyebaran atau infeksi virus Corona terjadi di lokasi tempat pasien tinggal atau berada saat ini.
13. Epidemi
Epidemi adalah tingkat kedua keparahan dari suatu kasus penyakit. Epidemi terjadi ketika suatu penyakit menular dengan cepat ke banyak orang hingga pada tahap di luar batas normal dan sulit untuk dihambat.
14.Pandemi
Pandemi adalah epidemi yang menyebar ke berbagai negara lain dan berdampak pada orang di seluruh dunia dalam jumlah besar secara simultan atau berkelanjutan. Suatu penyakit ditetapkan sebagai pandemi jika penyebarannya sudah internasional dan di luar dugaan sehingga sulit dikendalikan.
15. APD (Alat Pelindung Diri)
APD adalah salah satu peralatan perlindungan diri yang sangat penting untuk mencegah infeksi virus Corona. Alat ini sangat dibutuhkan oleh tenaga medis dan pegawai di rumah sakit hingga pemakaman yang berhubungan dengan pasien terinfeksi virus Corona. Yang termasuk APD di antaranya, masker, baju hazmat dan sarung tangan.
Itulah 15 arti istilah yang sering digunakan dalam pemberitaan seputar virus Corona. Semoga bermanfaat!
Sumber: https://m.detik.com/wolipop/health-and-diet/d-4951755/arti-15-kata-yang-terkenal-karena-ada-corona-odp-hingga-apd
( Corona Virus Desease )
Virus corona atau coronavirus adalah keluarga besar virus yang menyebabkan beberapa penyakit.
Di antaranya adalah flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV), Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV), hingga yang terbaru, Covid-19.
Melansir laman resmi Badan Kesehatan Dunia (WHO), virus corona bersifat zoonosis, artinya ditularkan antara hewan dan manusia.
Pada hewan, virus corona dapat menyebabkan diare, seperti pada sapi dan babi, serta penyakit pernapasan atas pada ayam. Sementara, pada manusia, virus dapat menyebabkan infeksi pernapasan ringan hingga penyakit yang lebih parah.
Nama virus corona sendiri berasal dari bentuk paku atau duri seperti mahkota di permukaannya.
Mengutip laman resmi Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC), berikut jenis-jenis virus corona yang diketahui dapat menginfeksi manusia:
1. 229E (alpha coronavirus)
2. NL63 (alpha coronavirus)
3. OC43 (beta coronavirus)
4. HKU1 (beta coronavirus)
5. MERS-CoV (beta coronavirus yang menyebabkan MERS)
6. SARS-CoV (beta coronavirus yang menyebabkan SARS)
7. SARS-CoV-2 (novel coronavirus yang menyebabkan Covid-19)
Dari tujuh virus corona tersebut, tiga virus corona menjadi perhatian dunia, yaitu sebagai berikut:
1. Novel Corona Virus (COVID-19)
Novel coronavirus atau virus corona yang menyebabkan penyakit COVID-19 ini pertama kali diketahui muncul di pasar makanan laut di kota Wuhan, China, pada akhir tahun 2019 lalu.
Kemungkinan, penyakit ini ditularkan melalui kontak dekat dengan hewan yang terinfeksi. Namun, hingga kini, sumber pastinya belum diketahui.
Sementara, penularan dari manusia ke manusia lain terjadi melalui kontak dekat.
2. Middle East Repiratory Syndrome (MERS)
MERS pertama kali dilaporkan pada tahun 2012 di Arab Saudi dan menyebar ke lebih dari 25 negara.
Penyakit ini bersumber dari unta dan kemudian menginfeksi manusia. Sekitar 3 hingga 4 dari 10 pasien yang menderita MERS dilaporkan meninggal dunia.
3. Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS)
SARS bersumber dari mamalia kecil dan kemudian menginfeksi manusia. Penyakit ini pertama kali dilaporkan di utara China pada tahun 2002 silam.
Wabah ini pun menyebar ke lebih dari dua puluh negara di Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, dan Asia.
Sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/17/153000465/apa-itu-virus-corona-yang-jadi-penyebab-penyakit-covid-19-mers-dan-sars
Adapun 15 kata yang terkenal karena adanya corona, ODP hinggal APD
1. ODP (Orang Dalam Pemantauan)
ODP adalah orang yang mengalami gejala demam lebih dari 38 derajat celcius atau memiliki riwayat demam atau ISPA tanpa pneumonia. Seseorang juga dinyatakan sebagai ODP ketika dia memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit virus corona pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.
2. PDP (Pasien Dalam Pengawasan)
PDP adalah orang yang mengalami gejala demam tinggi lebih dari 38 derajat celcius atau memiliki riwayat demam, ISPA, dan pneumonia, baik ringan maupun berat.
3. Suspect
Suspect adalah seseorang yang diduga kuat telah terinfeksi Covid-19 atau virus Corona. Misalnya, orang tersebut telah bepergian ke negara terjangkit Corona atau melakukan kontak langsung dengan pasien terinfeksi. Untuk mengetahuinya, pasien yang menjadi suspect virus Corona harus menjalani pemeriksaan, apakah benar positif terjangkit Corona atau tidak.
4. Positif
Seorang pasien baru akan dinyatakan positif terjangkit virus menular seperti Covid-19 atau virus Corona setelah melakukan serangkaian pemeriksaan di rumah sakit, seperti cek darah, rontgen paru-paru hingga swab test. Pasien yang telah dinyatakan positif terinfeksi harus menjalani perawatan di rumah sakit.
5. Lockdown
Lockdown artinya tindakan mengunci suatu kawasan untuk mencegah sesuatu masuk atau keluar. Lockdown hanya bisa diinisiasi oleh orang yang berwenang atau memiliki kekuasaan tinggi dan biasanya baru akan dilakukan dalam keadaan darurat. Fungsi lockdown adalah untuk melindungi orang atau fasilitas yang berada di dalam sebuah tempat dari ancaman luar. Demikian juga sebaliknya, orang yang berada di dalam suatu wilayah tertentu tidak diperbolehkan keluar maupun memasuki area lainnya.
6. Social Distancing
Social distancing adalah menjaga jarak sosial paling tidak sejauh 2 meter. Hal ini dapat dilakukan dengan menjauhi segala bentuk perkumpulan, menjaga jarak antar manusia, menghindari berbagai pertemuan yang melibatkan banyak orang, dan tetap berada di dalam rumah. Hal ini harus dilakukan oleh semua orang, baik yang terinfeksi Covid-19 atau yang tidak.
7. Physical Distancing
Saat ini WHO memutuskan untuk mengubah penerapan social distancing menjadi physical distancing. Physical distancing adalah salah satu tindakan pencegahan infeksi virus Corona dengan menjaga jarak fisik antara satu sama lain.
8. Isolasi
Isolasi adalah langkah yang perlu dilakukan oleh orang-orang yang terinfeksi Covid-19 atau virus Corona. Istilah ini bertujuan untuk menjauhkan orang-orang yang terinfeksi penyakit menular dari mereka yang tidak.
9. Karantina
Menurut WHO (World Health Organization), karantina ditujukan bagi orang-orang yang sehat atau telah terpapar virus Corona tetapi tidak bergejala. Dengan melakukan karantina, seseorang yang mungkin terpapar tidak akan menularkan penyakit menular tersebut kepada orang lain karena mereka tinggal di rumah.
10. Work From Home (WFH)
Adalah sebuah kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dan beberapa perusahaan untuk mempekerjakan para karyawannya dari rumah masing-masing.
11. Imported Case
Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, imported case adalah kasus penularan Covid-19 atau virus Corona yang menimpa seseorang yang baru kembali dari luar negeri.
12. Local Transmission
Adalah saat dimana kasus penyebaran atau infeksi virus Corona terjadi di lokasi tempat pasien tinggal atau berada saat ini.
13. Epidemi
Epidemi adalah tingkat kedua keparahan dari suatu kasus penyakit. Epidemi terjadi ketika suatu penyakit menular dengan cepat ke banyak orang hingga pada tahap di luar batas normal dan sulit untuk dihambat.
14.Pandemi
Pandemi adalah epidemi yang menyebar ke berbagai negara lain dan berdampak pada orang di seluruh dunia dalam jumlah besar secara simultan atau berkelanjutan. Suatu penyakit ditetapkan sebagai pandemi jika penyebarannya sudah internasional dan di luar dugaan sehingga sulit dikendalikan.
15. APD (Alat Pelindung Diri)
APD adalah salah satu peralatan perlindungan diri yang sangat penting untuk mencegah infeksi virus Corona. Alat ini sangat dibutuhkan oleh tenaga medis dan pegawai di rumah sakit hingga pemakaman yang berhubungan dengan pasien terinfeksi virus Corona. Yang termasuk APD di antaranya, masker, baju hazmat dan sarung tangan.
Itulah 15 arti istilah yang sering digunakan dalam pemberitaan seputar virus Corona. Semoga bermanfaat!
Sumber: https://m.detik.com/wolipop/health-and-diet/d-4951755/arti-15-kata-yang-terkenal-karena-ada-corona-odp-hingga-apd
Komentar
Posting Komentar